Rembug Bareng seputar kajian akademik, dunia internet marketing, tanya jawab permasalahan keagamaan dan download mp3 sholawat free hanya ada di hanafi-web.blogspot.com

Jumat, 14 Oktober 2011

Bersyukur kecantikan hati

Kejadian dan keberadaan manusia dibumi ini adalah penciptaan dan keberadaan dimana itu merupakan terima jadi. Yakin dahulu kita tidak bisa memesan kepada Allah tentang bagaiamana bentuk tubuh kita, rambut kita, wajah kita. Nah, oleh karena kita semua ini terima jadi maka Allah tidak menilai manusia dari wajah kita tidak juga dari harta kita. Allah selalu menilai kita dari iman dan taqwa kita.

Kenapa kecantikan wajah tidak dijadikan patokan Allah dalam menilai manusia.Allah pasti lebih pandai dari kita, beberapa hal yang menyebabkan Allah tidak menilai dari kecantikan fisik kita adalah;
  1. Yang pertama cantik itu relatif. Wanita yang menurut kalian cantik, buat saya bisa jadi jeleknya minta ampun. Demikian juga, wanita yang menurut saya cantik menurut anda bisa jadi ancur tidak karuan. Maka dari itu dalam pembahasan ahli cinta terdapat beberapa pendapat yang bertentangan. Cantik yang menyebabkan orang jadi cinta atau biar gempor tapi cinta bisa jadi cantik..?
  2. Yang kedua kecantikan fisik atau wajah itu temporer, yakni ditelan pergeseran masa dan pertukaran waktu. Saat ini mungkin masih sweet seventeen cantik wajar, setiap apa yang ada dalam dirinya menjadi bahasan dan syair bagi lawan jenis, senyumnya bisa membuat orang jadi lemes. Tapi dua sampai tiga puluh tahun kemudian dia senyum,mungkin orang lari semua.
  3. Yang ketiga adalah, dianalogikan di  atas langit masih ada langit lagi. Diatas yang kita anggap cantik, ternyata masih ada yang lebih cantik lagi.
Oleh karena itu agama tidak menilai manusia dari kecantikan fisik,wajah, serta kekayaan. Tapi yang dinilai adalah berbuatan yang baik,iman, dan taqwa. Alangkah lebih baiknya kalau hati yang cantik terdapat pada wajah yang cantik pula.

posted by: Jahid Qowy Musyayyad

Kamis, 13 Oktober 2011

Buat Target Guna Menjaga Motivasi

DUNIA perkuliahan jelas tidak sama dengan dunia sekolahan. Mulai dengan cara berpakaian hingga pola belajar-mengajar, sama sekali berbeda. Agar tidak gamang saat memasuki bangku kuliah, tips berikut bisa jadi panduan:
1
Perguruan tinggi umumnya memberikan mata kuliah dengan pola system kredit semester (SKS). Pada semester pertama, mahasiswa baru disuguhi beberapa paket mata kuliah dengan jumlah SKS yang sudah ditetapkan perguruan tinggi. Yang harus dilakukan mahasiswa adalah belajar dengan baik dan benar serta memanfaatkan waktu seefisien mungkin agar hasilnya maksimal.

2
Biasanya nilai indeks prestasi (IP) memenagaruhi jumlah SKS  pada semester berikutnya. Semakin kecil IP, semakin sedikit mata kuliah yang boleh ditempuh padaa semester berikut sehingga semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk bisa lulus. Agar bisa menyusun skripsi, biasanya mahasiswa diharuskan memiliki mengumpulkan sekitar 140-160 SKS terlebih dahulu.
Rencanakan perkuliahan dan buat target-target yang realistis. Misalnya, pada semester lima harus sudah mulali magang, semester enam harus bisa mengikuti mata kulliah praskripsi, dan semester tujuh sudah mulai skripsi.

3
Manfaatkan teknologi, mengikuti pelajaran diawal perkuliahan bisa jadi akan sangaat menyenangkan karena otak masih segar dan siap menerima hal-hal baru. Namun, hal itu juga bisa menyiksa, terutama bila metode pengajaran tidak cocok dengan keinginan. Nah, mahasiswa yang meraasa kesulitan manangkap materi perkuliahan yang dibawakan dosen biasa mengatasinya dengan cara mudah. Manfaatkan ponsel atau alat pemutar musikyang dilengkapi fasilitas perekam suara (voice recorder). Lalu, segera simak hasilnya setelah sampai dirumah.

4
Sering-seringlah berkunjung ke perpuus, paling tidak seminggu sekaliuntuk membaca atau menggali informasi. Dengan rajin membaca di perpustakaan, biasanya mahasiswa akanmendapat ide untukmenyusun skripsi. Catat dan beri keterangan agar kelak tidak bingung saat harus memilih judul skripsi.


5
Selain kegiatan kuliah, ada banyak kegiatan kemahasiswaan lain yang positif dan baik untuk diikuti. Misalnya, kegiatan di unit kegiatan mahasiswa (UKM) atau himpunan mahasiswa (Hima). Meski positif, kegiatan UKM atau Hima akan banyak menyita waktu mahasiswa.


6
Di sini, mahasiswa dituntuk untuk bisa mengatur waktusebaik mungkin, antara waktu kuliah, berorganisasi, berinteraksi dengan lingkungan, dan beristirahat. Dengan perencanaan yang baik, mahasiswa tidak akan tertekan oleh padatnya kegiatan.


7
Motivasi diri dan dukungan keluarga sangat berpengaruh pada kelancaran kuliah mahasiswa. Tanpa dukungan keluarga, kepercayaan diri dan semangat mahasiswa akan berkurang. Sebaliknya, jika keluarga mendukung, tetapi si mahasiswa tidak memiliki motivasi, hasilnya sia-sia.

Rabu, 05 Oktober 2011

Suka Duka menjadi Operator Warnet bagi Mahasiswa

Bagi para mahasiswa yang sedang kuliah, kerja part time merupakan salah satu solusi untuk menambah uang jajan ataupun uang kuliah. Rata-rata mereka bekerja sebagai Operator Warung Internet (Warnet), SPG, Admin, Freeland dan lainnya. Kali ini saya akan memberi tahu suka duka selama saya menjadi operator warnet, karena ini pengalaman pribadi saya selama 1,5 tahun menjadi operator warnet.

Sukanya menjadi operator warnet :
1. Sebagai mahasiswa kita diberi tugas dosen, dengan kerja sebagai operator maka kita akan selalu gratis untuk akses internet selama kita mau.
2. Dengan menjadi operator warnet tentunya kita akan banyak sekali teman di dunia maya maupun dari user warnet tempat kita bekerja.
3. Kita dapat merasakan capeknya kerja dan mendapatkan uang dari hasil kerja kita. untuk masalah gaji, setiap warnet variatif, menurut pengalaman dari beberapa warnet yang pernah saya singgahi ada yang satu bulan sekali ada juga yang sebulan dua kali ( enaknya yang beginian)hehe
4.Makan dan minum juga tergantung dari si BOS, ada yang ngasih ada juga yang garing (kelaparan). Pinter-pinternya OP aj..

Dukanya menjadi operator warnet :
1. Kita sering kena omel user apabila koneksi tiba-tiba down.
2. Bakalan sering nombok kalo kita salah hitung hasil transaksi dengan user.
3. Kena marah BOS BESAR (Pemilik) apabila ada user yang komplain dengan kinerja kita.
4. Selalu panik ketika lampu padam dan user yang menggunakan akses internet itu banyak.


Nah segitu dulu sedikit pengalaman dari saya selama berstatus mahasiswa . Masih berminat menjadi operator warnet..??

Profil jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) merupakan salah satu jurusan di Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, yang mulai menerima mahasiswa pada Tahun Akademik 1995/1996. Pada tahun 1999, keberadaan Jurusan Kependidikan Islam ini dikuatkan dengan Surat Keputusan Direktorat Pembinaan Kelembagaan Agama Islam No. E/58/1999 tertanggal 25 Maret 1999 tentang penyelenggaraan Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Jurusan PGMI menempati kantor di Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, di Jalan Laksda Adisucipto Yogyakarta, telpon (0274) 513056 ? Pswt 3208 / Fax. (0274) ? 513056.

Visi
Unggul dan terkemuka dalam pemaduan dan pengembangan pendidikan keislaman dan keilmuan.

Misi
  1. Mengembangkan Pendidikan berbasis keislaman, IPTEKS (Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni) dan keindonesiaan.
  2. Mengembangkan budaya ijtihad dalam penelitian di bidang pendidikan.
  3. Meningkatkan peran pendidikan dalam masyarakat, kebudayaan nasional dan peradaban.
  4. Meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak sebagai perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama di bidang pendidikan.

Profil Jurusan Kependidikan Islam

Jurusan Kependidikan Islam (KI) merupakan salah satu jurusan di Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, yang mulai menerima mahasiswa pada Tahun Akademik 1995/1996. Pada tahun 1999, keberadaan Jurusan Kependidikan Islam ini dikuatkan dengan Surat Keputusan Direktorat Pembinaan Kelembagaan Agama Islam No. E/58/1999 tertanggal 25 Maret 1999 tentang penyelenggaraan Jurusan Kependidikan Islam. Jurusan KI menempati kantor di Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, di Jalan Laksda Adisucipto Yogyakarta, telpon (0274) 513056 / Fax. (0274) 513056.

Visi
Unggul dan terkemuka dalam pemaduan dan pengembangan pendidikan keislaman dan keilmuan.

Misi
  1. Mengembangkan Pendidikan berbasis keislaman, IPTEKS (Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni) dan keindonesiaan.
  2. Mengembangkan budaya ijtihad dalam penelitian di bidang pendidikan.
  3. Meningkatkan peran pendidikan dalam masyarakat, kebudayaan nasional dan peradaban.
  4. Meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak sebagai perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama di bidang pendidikan.

Profil Jurusan Pendidikan Agama Islam

Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mulai beroperasi sejak 1 September 1961 berdasarkan Ketetapan Menteri Agama No.43 Tahun 1960 tentang Penyelenggaraan Institut Agama Islam Negeri.

Visi
Unggul, kompeten, dan kompetitif dalam bidang keguruan agama Islam.

Misi
  1. Mengembanngkan pemdididikan dan penelitian dalam bidang agama Islam.
  2. Mewujudkan tenaga guru agama Islam yang berakhlakul karimah dan berwawasan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.
  3. Melakukan diversifikasi program tenaga guru agama Islam.
  4. Menjalin kerja sama dengan pihak terkait.
Sasaran
Penguasaan, pengembangan dan pengamalan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni bidang pendidikan agama Islam.

Tujuan
Terwujudnya sarjana pendidikan agama Islam yang memiliki wawasan luas, mampu mengembangkan dan menjalankan tugas-tugas kependidikan secara profesional demi kemajuan bangsa.

Profil Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Jurusan Pendidikan Bahasa Arab merupakan salah satu jurusan di Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga yang berdiri pada tahun 1961 berdasarkan SK Menteri Agama No. 15 Tahun 1961 tertanggal 5 Desember 1961.

Jurusan Pendidikan Bahasa Arab ini menempati kantor di lingkungan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, tepatnya di Jalan Adisucipto Yogyakarta, Telp/ Faks. (0274) 513056.

Visi
Unggul dan terkemuka dalam Pendidikan Bahasa Arab yang berbasis pemaduan keislaman dan keilmuan.

Misi
  1. Menyelenggarakan pendidikan tenaga edukatif bidang bahasa Arab yang profesional, kompetitif dan integratif.
  2. Mengembangkan budaya ijtihad dalam penelitian di bidang pendidikan.
  3. Meningkatkan peran pendidikan dalam masyarakat, kebudayaan nasional dan peradaban.
  4. Meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak sebagai perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama di bidang pendidikan.

Selasa, 04 Oktober 2011

Pengertian PPL-KKN Integratif

PPL-KKN integratif merupakan nomenklatur yang digunakan untuk menunjuk keterpaduan antara dua kegiatan PPL (Praktik Pengalaman Lapangan) dan KKN (Kuliah Kerja Nyata), yang selanjutnya cukup disebut PPL-KKN integratif. Jadi, Praktik Pengalaman Lapangan dan Kuliah Kerja Nyata diselenggarakan secara bersama-sama, dalam waktu dan tempat yang sama. 

Penyatuan dua kegiatan ini dimaksudkan untuk memperkuat kompetensi mahasiswa sebagai calon pendidik dan guru profesional, karena perkembangan pendidikan dan dunia kerja menuntut kompetensi yang jelas dan matang. Dalam kegiatan ini mahasiswa akan mendapatkan pengalaman sebagai calon guru secara langsung dan optimal yang difokuskan pada satu lembaga pendidikan sekolah.

Bila dikaitkan dengan paradigma integrasi-interkoneksi UIN Sunan Kalijaga, yang mengamanatkan kepada semua civitas akademika agar ilmu agama dan ilmu yang lain (ilmu pengetahuan umum) tidak dilihat secara dikotomik, maka semangat integratif itu juga harus menjiwai semua aspek, termasuk keterpaduan sesama ilmu agama itu sendiri, keterpaduan antara ilmu pengetahuan umum, dan keterpaduan antara teori dan praktik. PPL-KKN intergatif merupakan bentuk keterpaduan antara teori dan praktek dibidang pendidikan yang merupakan keharusan dalam menyongsong era profesionalisme guru.

Secara yuridis formal PPL-KKN integratif di Fakultas Tarbiyah ( PPL-KKN di Fakultas lain) sudah mendapat legalitasnya melalui SK Rektor No 116 Tahun 2006 tentang pemberlakuan pedoman akademik UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Dalam Bab IV, huruf I butir 5 disebutkan bahwa; bagi fakultas yang memiliki prodi tertentu yang menuntut kompetensi khusus dapat melaksanakan KKN yang sesuai dengan kompetensi program studi. Selanjutnya dalam butir ke 6 disebutkan; bentuk KKN yang dimaksudkan dalam butir ke 5 diatas ditetapkan oleh fakultas masing-masing

Pada tahun 2011 ini UIN Sunan Kalijaga sudah menerbitkan Pedoman Praktik Pegalaman Lapangan (PPL) Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) integratif.

Model PPL yang diadakan dengan waktu yang sangat terbatas dan program yang spesifik, dan KKN dilaksanakan secara terpisah dengan program yang berbeda, perlu di tinjau kembali. Dengan model integrasi, mahasiswa akan mendapatkan kemudahan karena tidak perlu menghabiskan dua semester, dengan demikian alokasi biaya yang dikeluarkan bisa lebih ringan. 

Selain itu, mahasiswa akan lebih mengenali kompleksitas lembaga pendidikan, memperluas jaringan stakeholder, dan memiliki pengalaman yang lebih banyak dalam tugas pokoknya sebagai calon guru professional.

Terkait dengan kepentingan lembaga tempat mahasiswa melakukan kegiatan PPL-KKN integratif perlu dipertimbangkan Standard Nasional Pendidikan sebagaimana yang telah dirumuskan oleh Badan Standardisasi Nasional Pendidikan sesuai dengan Peraturan Pemerintah RI No 19 Tahun 2005 yang meliputi: 1) Standard isi, 2) Standard proses, 3) Standard kompetensi lulusan, 4) Standard pendidik dan tenaga kependidikan, 5) Standard sarana dan prasarana 6) Standard pengelolaan, 7) Standard pembiayaan, dan 8) Standard penilaian pendidikan. 

Sehingga, dengan PPL-KKN Integratif ini mahasiswa akan lebih unggul dalam mengimplementasikan Peraturan Pemerintah RI No 19 Tahun 2005.

TUJUAN PPL-KKN INTERGRATIF
1.            Memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam bidang pembelajaran dan manajerial di sekolah/ madrasah dalam rangka melatih dan mengembangkan keguruan atau kependidikan.
2.            Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal, mempelajari, dan menghayati permasalahan sekolah/ madrasah baik yang terkait dengan pembelajaran maupun kegiatan manajerial kelembagaan.
3.            Menumbuhkan kemampuan mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan ketrampilan yang telah dipelajari secara interdisipliner ke dalam kehidupan nyata di sekolah/ madrasah.
4.            Mendorong pengembangan sekolah/ madrasah dengan cara menumbuhkan motivasi dan inovasi atas dasar potensi yang ada.
5.            Meningkatkan hubungan kemitraan antara Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga dengan sekolah/ madrasah, serta menjalin silaturahmi yang erat dengan berbagai instansi yang turut serta mendukung kegiatan ini.  

MANFAAT  PPL-KKN INTEGRATIF
Bagi mahasiswa
a.    Menambah pemahaman dan penghayatan mahasiswa tentang proses pendidikan dan pembelajaran di sekolah / madrasah.
b.    Memperoleh pengalaman tentang cara berfikir dan bekerja secara interdisipliner, sehingga dapat memahami adanya keterkaitan ilmu dalam mengatasi permasalahan pendidikan yang ada di sekolah / madrasah.
c.    Memperoleh pengalaman dan ketrampilan untuk melaksanakan pembelajaran dan kegiatan manajerial di sekolah / madrasah.
d.    Efisiensi masa studi mahasiswa.

Bagi sekolah / madrasah
a.     Memperoleh kesempatan untuk dapat andil dalam menyiapkan calon guru atau tenaga kependidikan yang professional.
b.     Mendapatkan bantuan pemikiran, tenaga, dan ilmu dalam merencanakan serta melaksanakan pengembangan sekolah / madrasah.
c.     Meningkatkan hubungan kemitraan dengan dengan Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga.

Bagi Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga
a.         Memperoleh umpan balik dari sekolah/ madrasah guna pengembangan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan stakeholders.
b.        Terjalin kerjasama yang baik dengan sekolah.

Senin, 03 Oktober 2011

Ungkapan Hati Seorang Ibu

Jangan pernah menyesal ya, nak.. mempunyai seorang ibu seperti bunda …

Bunda yg miskin ilmu… Tapi berharap kelak engkau tumbuh menjadi orang yg berilmu …

Bunda yg tidak hafal Al-Quran, tapi berharap kelak engkau menjadi satu diantara deretan barisan penghafal Al-Qur ’an..

Bunda yg masih sering lalai, tapi berharap engkau tumbuh menjadi barisan terdepan penegak kebajikan..

Bunda yg terkadang masih egois, tapi berharap engkau tumbuh penuh empati..

Bunda yg terkadang masih bermalasan, tapi berharap engkau tumbuh menjadi anak yg rajin menebar kebajikan di bumi Allah..

Ah, betapa tangan kecilmu begitu ampuh mengingatkan bunda..

Akan setumpuk PR yg harus bunda benahi dalam diri bunda..

Karena bunda takut, kamu malu punya ibu seperti bunda....

Yang tidak setegar khadijah binti khuwailid, secerdas fatimah azzahrah, sedermawan saudah binti zam ’ah, penuh cinta seperti ‘aisyah binti abu bakar, serajin hafshah binti umar, sedermawan zainab binti khuzaimah, sesabar ummu salamah, selembut shafiyyah binti huyay..

Begitu banyak PR bunda, nak..

Semoga engkau mau memaklumi kekurangan bunda..

Semoga kelak engkau tumbuh lebih baik dari bunda..

Beri kesempatan bunda untuk mengerjakan PR bunda, nak …

Agar kelak engkau tidak menyesal, mempunyai ibu seperti bunda …

Agar kelak kita sama sama bermuara di surgaNya...

Post by : Muhammad Ali Hanafi

Minggu, 02 Oktober 2011

ANTARA KHITBAH dan PACARAN

Konsep Pacaran Islami. Adakah ?

Manusia adalah makhluk sosial yang mendambakan hidup damai dan harmonis sehingga sangatlah normal bila manusia mengalami ketertarikan dengan lawan jenisnya. Motivasi untuk bisa mengenal karakter, menyamakan pandangan hidup dan alasan lainnya seringkali dijadikan dalih pembenaran untuk melakukan PACARAN bahkan beberapa pemikir ada yang sedikit peduli dengan kelestarian norma-etik sosial sehingga merumuskan konsep "Pacaran Islami"

Bagaimana sebenarnya konsep Islam mengatur hubungan sepasang remaja yang sedang jatuh cinta ?

Allah SWT berfirman dalam AlQuran

"Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)" (QS. 3:14).

Dalam redaksi ayat diatas dijelaskan bahwa dalam diri manusia memang telah ditanam benih-benih CINTA yang suatu waktu bisa tumbuh seketika saat menemukan kecocokan jiwa.

CINTA dalam Islam tidak dilarang karena ia berada diluar wilayah kendali manusia bahkan CINTA merupakan anugerah yang harus di syukuri dengan mengekspresikan dan membinanya sesuai norma-etik syariat. Islam denga universal ajarannya telah mengatur seluruh hubungan manusia baik secara vertikal (Hablun min Allaahi) maupun horizontal (Hablun min An Naasi) tak terkecuali hubungan sepasang anak manusia yang sedang dirundung ASMARA. Istilah pacaran secara harfiyah tidak dikenal dalam Islam, karena konotasi dari kata-kata ini lebih mengarah pada hubungan pra-nikah yang lebih intim dari sekedar media saling mengenal. Islam menciptakan aturan yang sangat indah dalam mengatur hubungan lawan jenis yang sedang yang sedang jatuh cinta yaitu dengan konsep Khitbah.

Khitbah adalah sebuah konsep 'Pacaran Berpahala' dari dispensasi agama sebagai media yang legal bagi hubungan lawan jenis untuk saling mengenal sebelum memutuskan menjalin hubungan suami-istri. Konsep hubungan ini sangat dianjurkan bagi seorang yang telah menaruh hati kepada lawan jenis dan bermaksud untuk menikah akan tetapi hubungan ini harus tetap terbingkai dalam nilai-nilai keshalehan sehingga kedekatan hubungan yang bisa menimbulkan potensi fitnah berarti sudah diluar konsep ini.

Nikah dalam Islam bukanlah sekedar untuk singgahan hasrat seksual tetapi merupakan peristiwa sakral yang mempertemukan dua katagoris berbeda dalam satu bahtera tanggung jawab, hak dan kewajiban untuk bersama membina dan mengarungi MAGHLIGAI CINTA menyambung estafet kehidupan dimasa mendatang. Nikah merupakan ibadah yang dianjurkan agama demi menjalin kebahagiaan bersama dalam kehidupan bahkan sampai hidup lagi.

Sedemikian sakralnya makna pernikahan maka khitbah merupakan konsep urgen untuk menjembatani kemungkinan akan terjadinya kekecewaan di kedua belah pihak sebelum terjadi ikrar nikah. Lantaran proporsi fundamental khitbah hanya sebagai langkah yang merupakan sarana tahap saling mengenali maka legalitas kedekatan hubungan dalam konsep ini hanya sebatas memandang wajah dan dan telapak tangan karena rahasia fisik dan kepribadian seseorang sudah bisa dimonitor dan di sensor melalui aura wajah dan telapak tangan.

Berikut beberapa Hadits Nabi yang memperkenankan melihat wanita yang dikhitbahi dalam batas-batas tertentu :

* “Seorang wanita datang menemui Rasulullah SAW lalu berkata: “Wahai Rasulullah, saya datang untuk menyerahkan diri saya kepada Anda! Rasulpun mengangkat pandangan kepadanya dan mengamatinya dengan saksama. Kemudian beliau menundukkan pandangan. Mengertilah wanita itu bahwa Rasulullah SAW tidak berminat kepada dirinya, maka iapun duduk. Kemudian bangkitlah seorang lelaki dari sahabat beliau dan berkata: “Wahai Rasulullah, jika Anda tidak berminat maka nikahkanlah ia kepada saya” (H.R Al-Bukhari, Muslim dan An-Nasa'i)

* “Suatu saat saya berada di sisi Rasulullah SAW, lalu datanglah seorang lelaki mengabarkan kepada beliau bahwa ia ingin menikahi seorang wanita Anshar.

Rasulullah berkata kepadanya: “Apakah engkau sudah melihatnya?”
“Belum!” katanya.
Beliau berkata: “Kalau begitu temui dan lihatlah wanita Anshar itu karena pada mata mereka terdapat sesuatu.”

(H.R Ahmad dan Imam Muslim)

* “Jika salah seorang dari kamu meminang seorang wanita maka bila ia bisa melihat sesuatu daripadanya yang dapat mendorong untuk menikahinya hendaklah ia melakukannya.” (H.R Abu Dawud dan Al-Hakim)

Lebih dari itu dalam "Pacaran Berpahala" ini juga diperkenankan duduk dan berbincang-bincang bersama sepanjang tidak sampai bernuansa khalwah (berduaan), seperti dengan disertakan pihak ketiga yang bisa melindungi dari fitnah karena Makhtubah (baca pacar) bagaimanapun masih berstatus Ajnabiyyah (wanita lain) yang sedikitpun belum berlaku hukum suami-istri.

Jadi konsep dalam Islam dalam mengatur hubungan hubungan sepasang remaja yang sedang jatuh cinta bukan dengan hubungan tanpa batas atau pacaran islami yang diawali dengan "Basmalah" dan di akhiri dengan "Hamdalah" melainkan hubungan yang di bingkai dengan nilai-nilai pekerti luhur dan dihiasi dengan Fitrah Keindahan (baca : Keshalehan)

Wa Allaahu A'lamu bi As-Shawaabi

Referensi : Hasyiyah Al-Jamal 4/120, Fath Al-Mu'iin 3/298, Al-Fiqh Al-Islaami 9/6507, Tafsiir Al-Qurthuby 6/340

Translate

Diberdayakan oleh Blogger.

Statistik Blog